HOTEL MENUMBING HERITAGE: Hotel Tua Yang Menawan Hati Di Pangkal Pinang

0
597
views
Hotel Menumbing Heritage, Pangkal Pinang

Panitia yang mengundang saya untuk menjadi narasumber di Pangkal Pinang mengatakan sudah menyiapkan penginapan untuk 3 hari di Hotel Menumbing Heritage. Mendengar kata “heritage”, otak saya langsung mikir itu hotel yang tua dan angker. Saya masih tenang karena sekamar berdua, kalau sedirian mungkin saya akan minta ganti hotelnya.

Matahari di Pangkal Pinang lagi terik-teriknya. AC mobil di angka 2 saja masih kurang mampu mendinginkan kami. Beruntung dari Bandara Depati Amir ke Hotel Menumbing ini hanya ditempuh selama 20 menit saja. Kami melewati pertokoan dan pusat perbelanjaan untuk dapat masuk ke lokasi penginapan kami dan juga jejeran pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di pinggiran jalan utama hotel Menumbing.

Saya sempat bilang “wow” ketika masuk gerbang hotel ini. Warna serba putihnya bikin takjub, jauh dari kesan angker dan tua. Dindingnya, kusennya dan pilar-pilar besarnya semua berwarna putih dan bersih. Saya makin penasaran dengan kamarnya.

depan-hotel-menumbing-2Pada saat check in, paling membahagiakan itu kalau kamar yang sudah dibayar ternyata dipakai orang lain, ngga tau alasannya kenapa. Yang akhirnya kamar saya di upgrade dari superior ke Deluxe. Inilah letak kebahagiaannya. Saya selalu ikhlas untuk yang satu ini hahaha…

Markas Militer Tahun 1866

Campuran warna putih hitam yang dipadu padankan dengan warna coklat yang berasal dari kursi-kursi kayu bikin hotel ini terlihat elegan. Tangga kayu jati yang terdapat di lobby hotel juga menambah kesan klasik. Pasak tangga tersebut masih terbuat dari kayu.

depan-hotel-menumbing-3Nuansa peninggalan zaman jadul terlihat kental di dalam sebuah ruangan bussines center. Mulai dari telefon, gelas, teko, foto-foto dan pajangan-pajangan lainnya yang dibuat tahun era 1960an. Ya, hotel Menumbing ini adalah bangunan bersejarah, dulunya dijadikan markas milter tahun 1866 lalu direnovasi menjadi hotel tahun 1980.
bisnis-room-menumbing-hotelHotel ini menjadi hotel pertama di pulau Bangka. Saya tidak melewatkan ruangan-ruangan lainnya. Sebuah toilet di bagian belakang tangga masih dengan gaya klasiknya tertata dengan rapi. “Kadang dari dalam toilet ini terdengar seperti ada orang yang bercakap-cakap, padahal tidak ada orang” kata staff hotel yang membawa kami keliling hotel ini. “Jadi jelasnya begini, pada tahun 1866 saat di sini dijadikan markas milliter, toilet ini adalah penjara, lalu setelah diubah jadi penginapan biasa, toilet ini dijadikan dapur. Karena sering terdengar suara-suara aneh itu, maka saat tempat ini jadi hotel yang tadinya dapur diubah lagi menjadi toilet seperti sekarang ini” lanjutnya menjelaskan. Oohh mama miaaa… kenapa juga saya tadi pake nanya-nanya ya hahahaha….

lorong-menumbing-hotel

toilet-umum-menumbing-hotel

Kamar Dan Fasilitasnya

Karena tadi kamar saya diupgrade, akhirnya saya bisa menikmati kamar Deluxe Queen hotel ini. Kamarnya cukup luas. Walau hotel tua tapi kasurnya model terbaru. Terdapat sofa klasik di dekat jendela untuk menikmati pemandangan di luar kamar. TV flat, kulkas mini dan minibar yang dilengkapi dengan kopi, teh, air mineral dan ketel air. Fasilitas kamar mandinya standard bintang 3. Tesedia juga WIFI di dalam kamar. Lumayan bisa buat upload video liputan malam hari. Menu breakfastĀ nya tiap hari ganti. Lumayan enak menurut saya, ada menu utama, roti, buah dan jus. Di samping restaurant ada kolam renang, hanya saja saya agak sungkan berenang kalau dilihatin orang yang sedang makan hahaha
queen room

swimming-pool-menumbing-hotelresto-menumbing-hotelMenurut saya hotel ini memang layak untuk dipertahankan. Selain nyaman kita bisa belajar tentang sejarah disini. Untuk pemesanan hotel ini kamu bisa klik di sini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here