Piramida Giza: Kalau Tidak Beli, Jangan Tanya!

0
390
views
Film Cleopatra

Sudah sejak kecil saya mendengar negara Mesir ini, waktu guru sekolah minggu saya di gereja bercerita tentang Firaun, penguasa di Mesir. Saat itu negeri tempat Nabi Abaraham tinggal dilanda kelaparan hebat, lalu Nabi Abraham dan istrinya pindah ke Mesir sebagai orang asing, nah karena pengawal-pengawal Firaun melihat kecantikan istri Nabi Abraham, pengawal-pengawal itu menceritakannya ke Firaun. Tergoda akan cerita pengawalnya, makanya Firaun memanggil Nabi Abraham dan istrinya. Sedangkan tentang piramida, saya sudah mengetahuinya sejak duduk di bangku sekolah dasar, bukan guru yang memberitahu, tapi karena saya tidak sengaja ikut nonton video Cleopatra bersama kakak di rumah.

Ini hari kedua saya di Cairo bersama rombongan dari Filipina. Sesuai itinerary, hari ini kami akan mengunjungi Piramida Giza, piramida terbesar dan tertua di Mesir. Saya sudah mulai membayangkan gambar-gambar piramida yang saya lihat bertebaran di internet dan juga video-video perjalanan orang yang ada di youtube. Apakah akan sama dengan aslinya ataukah berbeda. Saya jadi tidak sabar menghabiskan sajian sarapan pagi ini. Saya sangat antusias untuk berada di sana sehingga sayalah orang pertama yang masuk ke bis.

tiket-masuk-piramida-giza-mesirMasuk ke piramida ini kita harus membayar tiket masuk sebesar 80 L.E atau sebesar 60.000 Rupiah, untuk kamera biaya chargenya 20 L.E. Piramida ini buka tiap hari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Ketika masuk ke dalam, saya takjub melihat piramida ini. Yang biasanya hanya saya lihat di gambar, di tv dan di video youtube, kini terpampang jelas di depan mata. Berasa kecil ada di dekat piramida ini. Batu-batunya besar. Bahkan lebih besar dari batu-batu candi Borobudur. Yang membingungkan, batu-batu itu dinaikinnya gimana, dulu kan serba manual ya. Menurut guide kami, berat 1 batu sekitar 2 ton. Nah, rekor angkat beban terberat di dunia diraih oleh atlet dari Inggris dengan berat 500 kg, tapi setelah itu pembuluh darahnya pecah, jadi ga mungkin hanya 1 orang yang angkat ya. Kemungkinan 1 batu ini diangkat sekitar 20 orang. Makin ke atas pasti makin berat dan susah ngangkatnya. Pantes saja kalau nyusun batu ini bisa memakan waktu 20 tahun. Saya coba keliling Piramida Giza ini, bawahnya kelihatan benar-benar lurus, makanya segitiganya bener-bener segitiga sama kaki.

Piramida-GizaSelesai keliling piramida ini, saya coba naik ke atas. Saya pikir boleh naik sampai di ujung, tapi ternyata jalannya di tutup. Untuk masuk ke dalam dikenakan biaya 200 L.E atau sebesar 150.000 Rupiah. Menurut penjaga piramida yang di atas, di dalam kosong, tidak ada harta karun. Jadilah saya hanya berdiri di depan pintu untuk melihat ke dalam. Paling tidak saya sudah menginjakkan kaki di piramida yang terkenal ini. Setelah puas, saya turun.

Unta-di-piramida-gizaDi bawah ada banyak penjual-penjual souvenir, kacamata dan juga orang yang menawaran jasa foto. Kalau mau berfoto dengan unta juga ada. Tapi hati-hati dengan mereka. Jangan terbujuk rayuan dengan kata “berfoto dengan unta gratis”, karna itu hanyalah tipuan mereka. Setelah naik unta dan berfoto, mereka akan memaksa kita untuk memberikan mereka sejumlah uang, mintanya Dollar pula. Jangan juga dengan mudah tergoda bila seseorang dengan manisnya menawarkan bantuannya untuk mengambil gambar kamu di piramida, setelah itu kamu akan dipaksa untuk membayar jasanya. Jangan juga sembarangan melihat jualan-jualan pedagang di sana atau hanya sekedar bertanya harga, kamu akan dihardik oleh mereka. Seperti pengalaman saya, karena tertarik dengan tempelan kulkasnya, saya coba melihat dan bertanya harga tapi harganya 4 kali lipat dari harga di tempat lain, ketika saya ucapkan terima kasih dan balik badan, pedagangnya berteriak kencang:¬†“if you don’t buy, don’t ask!”

iiihhh sensi deh masnya….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here